Tuntas, Dikdas ke-25 Korpala Unhas

     Minggu subuh 05.00 wita 15 Januari 2012, Lembanna kembali menjadi saksi bisu penutupan prosesi pendidikan dasar ke-25 Korps Pencinta Alam - Korpala - Uneversitas Hasanuddin.
     Sebanyak 15 orang yang mengikuti proses tahap akhir, melintasi rute Bislab - Camba kabupaten Maros menuju Gunung Bawakaraeng di kabupaten Gowa, berhasil menyelesaikan semua tahapan dengan baik.
     Mengaplikasikan materi-materi dasar berkegiatan di alam bebas setelah mendapatkan teorinya secara matang. Mulai dari penggunaan peralatan artificial, navigasi, survival dan yang terpenting mewariskan nilai-nilai moral dalam berkegiatan di Korpala nantinya.
     Menentukan arah di buramnya pandangan oleh deru hujan yang lebat. Menemukan bahan makanan untuk bisa bertahan tetap beraktifitas, lalu melewatkan malam di dalam bivak kecil dan sempit. Membagi hangatnya harapan, semoga di esok hari ada sinar matahari yang cukup untuk sekadar mengenyahkan kutu air yang menggerogoti kaki.
     Dan akhirnya, seperti biasa ritual penutupan pendidikan berlangsung sejak pukul 02.00. Peserta bergerak meningalkan camp di hutan pinus menuju api unggun yang menunggu di bagian sebelah atas air terjun Lembanna.
     Selamat datang para penerus pengibar panji Korpala.

 
Kak Udi dalam diskusi dengan peserta di hari sabtu 14 januari 2012

penyegaran..
 
final step, penutupan acara survival.. bubur kacang ijo.
 
Jum, Bang Herman, Kak Arul, dan Kak Udi
 
mmm..menu istimewa untuk peserta dikdas..
 
evaluasi rute bersama peserta.
 
menuju sungai




wajah-wajah ceria setelah prosesi penutupan dikdas. ..kutu air ? Sudah lupa tuh...

4 Responses to "Tuntas, Dikdas ke-25 Korpala Unhas"

  1. Thian Bastiang17 Januari 2012 08.40

    semangat Korpala!!!!, review 23 generasi sebelumnya saya juga melakoninya.... terima kasih Tuhan telah memperkenalkan aku dengan KORPALA UNHAS.... alhamdulillah.

    BalasHapus
  2. SYARIF HAMDY (K-228)17 Januari 2012 10.47

    KEEP THAT SPIRIT....ALWAYS

    BalasHapus
  3. Pucuk baru tumbuh,,,,!!!!

    BalasHapus
  4. Merinding juga saya membacanya teringat dikdas 1 yg penuh pengorbanan.
    Selamat datang para penerus darah Korpala, anda telah memilih jalan hidup yg spartan demi menjadi manuals yg tangguh.
    Indra Diannanjaya
    K.023

    BalasHapus